Tidak semestinya seorang muslim sedih dan membiarkan kesedihannya berlalu hanya dengan meratapi sedihnya.⠀
⠀
Padahal itu bisa menjadi sebab bergugur dosa-dosanya.⠀
⠀
Tatkala...⠀
⠀
Ia memahami bahwa musibah yang menimpanya karena sebab dosa-dosa yang pernah ia lakukan dimasa lampau.⠀
⠀
Kemudian Allah hadir dengan memberikan sedikit ujian yang memilukan hatinya, supaya ia mendatangi Rabbnya.⠀
⠀
Meminta pertolongan kepada-Nya⠀
Meminta bantuan-Nya⠀
Meminta ampunan-Nya⠀
⠀
Dan yakinlah bahwa hanya Allah yang mampu menggugurkan dosa-dosanya dengan rasa sedih yang ia dapati saat ini⠀
Selasa, 06 Agustus 2019
Galau
Senin, 05 Agustus 2019
Kesedihannku
Tahukah kita bahwasanya kehidupan yang Allah berikan kepada kita itu memiliki empat sifat yang tidak disukai oleh jiwa. Yaitu kesedihan, perpisahan, rasa sakit dan melewati masa masa yang sulit.
Sesungguhnya bukan kita yang membuat kehidupan, tetapi sesungguhnya yang mengatur kehidupan kita itu hanyalah Allah semata.
Jangan mengharapkan dunia itu bahagia terus,
Jangan mengharapkan dunia itu bertemu terus,
Jangan mengharapkan dunia itu sehat terus,
Dan jangan mengharapkan dunia itu mudah terus,.
Karena sesungguhnya dunia itu tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan., Di dalamnya ada kesedihan, air mata dan rasa takut.
Jumat, 03 Mei 2019
Kenapa kita takut
Kita takut karna sendiri,coba ada kawannya,coba ada yang memperhatikan,mungkin hilang rasa takutnya
Kamis, 02 Mei 2019
Ikhlas ono papat tingkatan
1.ikhlas e wong mati
Yoiku ikhlas e poro nabi/poro rosul
2.ikhlas e bayi
Yoiku nik ono gk enake mesti nangis
3ikhlase wong loro
Yoiku gelem diramot cuma biasae kakean komplen
4ikhlase wong waras
Yoiku ikhlas sg gak sepiro ono
(Aman santoso baron)
Sabtu, 05 Januari 2019
Rahasia kejayaan
Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan seorang yang kaya raya. Bicara dunia, pastilah beliau sudah sangat cukup. Bahkan untuk seluruh keturunannya pun, insyaallah terjamin. Yang selalu menarik bagi saya ketika bertemu orang yang demikian adalah mencari tahu pribadinya.
.
Karena orang KAYA RAYA itu ada 2 jenis.
Kaya karena maksiat.
Atau kaya karena takwa.
.
Karena memang hanya 2 cara itulah cara untuk menjadi kaya raya. Makin maksiat makin kaya, makin banyak keharaman yang dikumpulkan makin kaya, makin banyak pesugihannya makin kaya, makin rajin ke dukunnya makin kaya. Itu cara kaya yang pertama.
.
Dan cara kaya yang kedua, adalah pakai Takwa. Makin rajin ibadah, makin kaya. Makin banyak sedekah, makin kaya raya.
.
Rupanya Beliau punya satu kebiasaan sedari dulu, yaitu membeli dagangan pedagang kecil meski tidak membutuhkannya. Bahkan, ketika sudah kaya. Beliau punya karyawan yang khusus untuk keliling, nyari pedagang sapu lidi, pedagang tembikar, pedagang caping, pedagang kipas anyam, dan lain-lain sejenisnya. Yang biasanya jualannya jalan kaki atau naik sepeda. Penjualnya sudah tua. Beliau berniat untuk membagi rezekinya melalui itu.
.
Saya bertanya, kenapa tidak diberi sedekah? Hebatnya jawaban beliau.
"Mereka sedang ikhtiar, saya tidak ingin merendahkan ikhtiar mereka. Biarlah mereka mendapat 2 kesenangan.
Pertama, dagangannya laku.
Kedua, mereka jadi tidak putus asa, karena di jaman sekarang yang banyak mall dan toko modern, masih ada orang yang membeli dagangan mereka."
.
Dan setelah dibeli, barang itu akan dibagikan kembali oleh beliau ke siapa saja. Mendengar kebiasaan ini, saya yakin. Amalan inilah kunci kekayaannya.
.
Karena sebenarnya, entah beliau sadar atau tidak. Beliau tengah melakukan 3 amalan sekaligus.
1. Sedekah.
2. Membantu kesulitan saudara sesama.
3. Membahagiakan hati orang lain.
.
Sifat harta. Ia akan memberi kepuasan hanya jika ia dibagikan. Dan akan semakin memberikan rasa kurang, jika ia disimpan.
Senin, 26 Februari 2018
Karakter anak
Anakmu takkan jauh berbeda denganmu.
Buah memang takkan pernah jatuh jauh dari pohonnya.
Pernah melihat seorang anak yang sangat pandai menggoyangkan pinggulnya.
Ironisnya, sang ibu justru bertepuk tangan bangga saat anaknya berada di atas panggung dan disaksikan oleh ratusan pasang mata.
Sebab apa?
Karna dalam keseharian, orangtuanya memang gemar mendengdangkan lagu dangdut dan sering menonton acara goyang ngebor,goyang gergaji dan sejenisnya.
Akhirnya,
Sejak kecil di jiwa si anak telah tertanam berbagai macam jenis goyangan.
Pernah ada seorang gadis kecil yang sangat pandai bermake up.
Dia tak malu mewarnai bibir dan matanya, berlenggak lenggok dengan gaya centilnya dan mereka amat sangat kagum dengan bakat anaknya.
Kenapa?
Karena ibunya memang hoby berdandan setiap saat.
Sehingga anaknya menyaksikan dan menjadikannya sebagai panutan.
Pernah ada anak kecil yang semakin mahir memahami arti pacaran lalu dalam keseharian nya semakin pintar membahas dan mencoba untuk mempraktekkan hal yang sangat tak wajar menimpa dirinya.
Namun itu wajar,
Karna ortunya menikah hasil dari pacaran dan tak memahami hukum pacaran Haram yang mana setiap hari ia menonton acara tv yang mempertontonkan adengan pacaran didepan anak-anaknya,dan menganggap hal lumrah.
Subhanallah!!!
Pernah ada seorang anak penghafal Qur'an sejak usia yg sangat belia,
Sudah hafal 1 juz, 3 juz, 10 juz bahkan 30 juz Al Quran.
Masya Allah!!! Kenapa?
Karena dia melihat betapa dekat orangtuanya dengan Al-Qur'an.
Dia mendengarkan sambil diajarkan lantunan ayat suci setiap harinya.
Ya,
Orangtua adalah panutan pertama bagi anaknya karena mereka menghabiskan waktu bersama.
Apa yang seorang anak tangkap akan mereka tanam dalam hati dan mengikuti.
Karena anak-anak belum tahu mana yang baik dan mana yang buruk.
Maka,
Jadikanlah pribadimu sebagai panutan untuk anakmu.
Agar dia tumbuh sesuai apa yang kau perlihatkan.
Jumat, 29 Desember 2017
Sbuah renungan
Untuk kita renungkan...
.
Hidup di dunia itu singkat,
Targetnya banyak,
Maka teruslah bersama Allah
Dalam ketaatan kepadaNya... .
.
Kapal titanic dibuat oleh ratusan orang
Sedang kapal nabi Nuh dibuat hanya oleh satu orang.
Tetapi, Titanic tenggelam. Sedang kapal Nabi Nuh menyelamatkan umat manusia.
.
.
Taufik hanyalah dari Allah
Kita bukanlah penduduk asli bumi, asal kita adalah surga.
Tempat, dimana org tua kita, Adam dan Hawa, tinggal pertama kali.
.
Kita tinggal di sini hanya untuk sementara,
Untuk mengikuti ujian lalu segera kembali.
Maka berusahalah sekuat tenaga,
Untuk mengejar kafilah orang orang sholeh, Yang akan kembali ke tanah air yg sangat luas (surga)
Jangan sia sia kan waktumu di planet yg kecil ini.
Perpisahan itu bukanlah karena perjalanan yg jauh,
Atau karena ditinggal orang tercinta, Bahkan, kematian pun bukanlah perpisahan, sebab kita pasti akan berkumpul di akhirat.
Perpisahan itu adalah, Jika salah satu diantara kita di surga dan yg lain di neraka.
Hidup ini adalah cerita pendek, dari tanah, di atas tanah, dan kembali ke tanah, Lalu perhitungan amal yg hanya menghasilkan dua kemungkinan, nikmat atau melarat.
.
Semoga Allah menjadikan kita sebagai penghuni surgaNya kelak!.