Senin, 29 Agustus 2016

Salah yg kcl

9×1=7
9×2=18
9×3=27
9×4=36
9×5=45
9×6=54
9×7=63
9×8=72
9×9=81
9×10=90
Ketika pak guru telah menyelesaikan tulisannya, ia menatap para muridnya yang kemudian mulai menertawakannya karena perhitungan yang paling atas adalah salah.
Kemudian pak guru berkata :
_"Saya sengaja menulis salah dengan satu tujuan sebab saya ingin kalian belajar sesuatu dari ini._
_Saya ingin kalian tahu bagaimana dunia ini memperlakukan kita. Kalian kan sudah melihat bahwa saya menuliskan hal yang benar sebanyak 9 kali. Tapi tak ada satupun dari kalian yang memberi selamat atau pujian kepada saya. Kalian malah menertawakan saya hanya untuk satu kesalahan saja."_
Hidup ini jarang sekali mengapresiasi hal hal baik yang kita lakukan jutaan kali sekalipun.
Hidup ini justru akan mengkritisi satu saja kesalahan kecil yang kita lakukan.
Tapi kita tak perlu berkecil hati.
Teruslah melangkah.
Jangan takut berbuat salah. Jangan risaukan apa yang akan orang lain katakan tentang kita.
Jadikan kesalahan sbg pembelajaran dan perbaikan kualitas yg lebih baik...

Sabtu, 27 Agustus 2016

Apakah yg membingungkanmu

"Apa yang membingungkan mu. Manusia, karna ia mengorbankan Kesehatannya" hanya "Demi uang";

Lalu dia "Mengorbankan Uang"nya demi Kesehatan".
.
Lalu dia "Sangat Khawatir" dengan "Masa Depannya". sampai’ dia "Tidak Menikmati Masa Kini"; akhirnya dia "Tidak Hidup di Masa Depan atau pun di Masa Kini";
.
Dia "Hidup Seakan-akan Tidak Akan Mati",
lalu dia "Mati" tanpa "Benar2 Menikmati" apa itu "Hidup"....
.
Bersyukurlah apa yang selama ini kita dapati dan kita nikmati.....
Karena kita tidak akan tahu, apa yang akan terjadi hari esok.....
.
Ketika lahir dua tangan kita kosong.....
ketika meninggal kedua tangan kita juga kosong...
.
Waktu datang dan waktu pergi kita tidak membawa apa²......
.
Jangan sombong karena kaya dan berkedudukan..
Jangan minder karena miskin dan hina..
Bukankah kita semua hanyalah tamu dan semua milik kita hanyalah pinjaman..
Tetaplah rendah hati seberapapun tinggi kedudukan kita.....
Tetaplah percaya diri seberapapun kekurangan kita.
Karena kita hadir tidak membawa apa2 dan kembali juga tidak membawa apa2...
Hanya pahala kebajikan atau dosa kejahatan yang dapat kita bawa.
.
Datang ditemani oleh Tangis.....
Pergi juga ditemani oleh Tangis.....
Maka dari itu tetaplah bersyukur dalam segala keadaan apa pun....
Hiduplah disaat yg benar-benar ada dan nyata untuk kita, yaitu SAAT INI...
bukan dari bayang2 masa lalu maupun mencemaskan masa mendatang yg belum lagi tiba..
.
“Pemenang kehidupan” adalah orang yang tetap sejuk di tempat yang panas...
yang tetap manis di tempat yang sangat pahit....
yang tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar.... serta tetap tenang di tengah badai yang paling hebat.
.
Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua. Aamiin

Jumat, 12 Agustus 2016

Renungan

Jika tubuh ini sudah tak berdaya
Terhimpit tanah dan tak bisa apa apa
Apa lagi yg mesti ditangisi..
Karena hidup tlah terbatasi..
.
Menangis..
Bersedih..
Berteriak..
Bahkan terdengar pun tidak..
Karena mereka hanya tau dirimu tlah tiada..
.
Apalagi yg ditunda-tunda..
Jikalau sudah sadar bahwa hidup ini sementara..
Begitu beratkah melepaskan hawa nafsu dunia?
Sehingga untuk Taat pun tak pernah bisa..
.
Bersyukurlah..Masih diberi
Telinga untuk mendengar nasehat
Mata untuk melihat kebenaran
Otak untuk memikirkan hal yg benar
.
Jangan pura-pura Tuli..
Hingga hati pun berasa mati..
Jangan pura-pura buta..
Hingga mata pun gelap gulita..
Jangan pura-pura pikun..
Bahwa banyak yg mengingatkanmu akan akherat..
.
Sekarang..
kau bisa tertawa lepas..
Terbahak-bahak tak terbatas..
Tak ada yg tau esok usiamu kandas
Hingga sulit tersengal-sengal untuk bernafas..
.
Duniamu bukan disini..
Tapi di surga..
Karena Nabi Adam berasal dr surga
Maka kejarlah duniamu yg sebenarnya..
Dengan taat dan patuh kepadaNya dg sebaik-baiknya..

Senin, 01 Agustus 2016

KISAH KUDA

Kisah Seekor Kuda
Seekor kuda terperosok ke dalam sumur yang sudah kering. Karena sudah tidak mungkin menolong kuda tersebut,
maka orang-orang di kampung memutuskan untuk menutup sumur itu.
Mereka ingin mengubur kuda itu hidup-hidup supaya bangkainya tidak mengganggu dan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Merekapun bergotong royong mengangkut tanah dan memasukkannya ke dalam sumur.
Lalu, apa yang terjadi?
Setiap ada tanah yang mengena punggungnya,
kuda itu selalu membuangnya ke bawah lalu memindahkan kakinya ke atas tanah tersebut.
Semakin tinggi tanah menutupi sumur, maka semakin tinggi pula posisi kuda itu. Sehingga akhirnya ia bisa keluar dari sumur dengan selamat.
Pesan Moral Ke 1:
Begitulah gambaran kita dalam hidup ini. Ketika perjalanan hidup melemparkan beban dan masalah ke punggung kita, maka kesampingkanlah lalu berdirilah dengan kokoh di atasnya, maka suatu saat nanti semua itu akan menaikkan posisi kita ke puncak.
Pesan Moral Ke 2:
Ketika orang-orang meremehkanmu, menghinamu bahkan berusaha menjatuhkanmu... mencelakaimu... justru upaya itu berbalik memberi keberuntungan kepadamu yang terus berjuang, bertahan & pantang menyerah.
Semoga bermanfaat ^^

Burung pun sadar

Burungpun Bisa Sadar Kenapa KITA TIDAK ..?? " ��
.
BURUNG KECIL PINDAH RUMAH
.
Seekor burung kecil sedang sibuk untuk persiapan pindah
rumahnya, lalu bertemu siburung ini dengan tetangganya.
Tetangganya bertanya:
“Kamu mau ke mana?”
Burung kecil menjawab:
“Saya mau pindah ke hutan yang berada di sebelah timur.”
Tetangga bertanya lagi:
“Di sini kamu hidupnya lumayan baik,
mengapa mau pindah?”
Burung kecil pun menjawab,
“Tidakkah kamu mengetahuinya,
bahwa Semua orang di sini tidak suka dgn suaraku,
Mereka mengatakan bahwa suara saya sangat jelek,
jadi saya harus pindah rumah.”
Tetangganya pun berkata:
“Sebenarnya kamu tidak perlu pindah, tapi kamu hanya perlu
mengubah suara nyanyianmu.
Jika kamu tidak bisa mengubah /memperbaiki suara saat
bernyanyi, maka
Walaupun kamu pindah ke hutan yang berada di sebelah
timur atau sebelah manapun.
Mereka yang di sana tetap tidak
akan suka padamu.”
Burung kecil itupun menangis dan akhirnya menyadari kesalahannya.
***
Cerita di atas, mengingatkan kita bahwa dalam kehidupan sehari-hari perlu ada introspeksi diri.
Jangan selalu
menyalahkan lingkungan kita,
maupun mengkritik orang lain tidak cocok dengan kita, atau
kita tidak cocok dengan orang
tertentu.
Sekali waktu, kita perlu melihat ke dalam diri sendiri.
Pepatah bijak
mengatakan:
“Betapa bernilainya kesadaran diri”.
Oleh karena itu, orang yg tidak bisa introspeksi diri, ke mana
pun orang tersebut pergi, dia akan menemukan masalah yang sama, dan akhirnya dia
akan kelelahan dan tidak tahu
harus pergi ke mana lagi.
������
Semoga bermanfaat����

Menjadi arif

Kisah Renungan :

Perdebatan Murid Pintar dan Murid Bodoh, Siapa yang Benar?

Seringkali kita menghadapi situasi beda pendapat saat menyelesaikan sebuah masalah. Kadang pula perbedaan pendapat itu berujung pada sebuah perdebatan sengit yang justru tak memberikan solusi apa-apa. Untuk itu, agar hal ini tidak terjadi lagi secara terus menerus, alangkah baiknya kita membaca dahulu sebuah cerita singkat yang sarat akan nasehat tentang bagaimana caranya menyikapi perbedaan pendapat tanpa melakukan perdebatan sengit yang tiada membawa manfaat
Di Tiongkok pernah ada seorang GURU yang sangat dihormati karena tegas dan jujur.

Suatu hari, 2 murid menghadap GURU. Mereka bertengkar hebat dan nyaris beradu fisik.
Keduanya berdebat tentang hitungan 3x7.

Murid pandai mengatakan 21,
Murid bodoh bersikukuh mengatakan 27.

Murid bodoh menantang murid pandai untik meminta GURU sebagai Jurinya untuk mengetahui siapa yang benar diantara mereka , sambil si bodoh mengatakan :

"Jika saya yang benar 3 x 7 = 27 maka engkau harus mau dicambuk 10 kali oleh GURU,

tapi jika kamu yang benar ( 3x7=21 ) maka saya bersedia untuk memenggal kepala saya sendiri ha ha ha ....."

demikian si bodoh menantang dengan sangat yakin dengan pendapatnya "Katakan GURU, mana yang benar ?" tanya murid bodoh

Ternyata GURU memvonis cambuk 10x bagi murid yang pandai (orang yang menjwb 21).

Si murid pandai protes keras!! GURU menjawab :
"Hukuman ini bkn utk hasil hitunganmu,tapi untuk KETIDAK ARIFANmu yang mau-maunya berdebat dengan orang bodoh yang tidak tau kalo 3x7 adalah 21"

Guru melanjutkan : "Lebih baik melihatmu dicambuk dan menjadi ARIF daripada GURU harus melihat 1 nyawa terbuang sia-sia!"

Pesan Moral
Jika kita sibuk memperdebatkan sesuatu yang tak berguna berarti kita juga sama salahnya atau bahkan lebih salah daripada orang yang memulai perdebatan, sebab secara tidak sadar kita telah membuang waktu dan energi untuk hal yang tidak perlu.
Bukankah kita sering mengalaminya?
Bisa terjadi dengan pasangan hidup, rekan kerja, tetangga/kolega, bahkan anggota Dewan..hehe
Berdebat atau bertengkar untuk hal yang tidak ada gunanya, hanya akan menguras energi secara percuma.
.
.
��
Ada saatnya kita diam untuk menghindari perdebatan atau pertengkaran yang sia-sia.
Diam bukan berarti kalah, bukan?
Memang tidak mudah, tapi janganlah sekali-kali berdebat dengan orang bodoh yang tidak menguasai permasalahan. "MERUPAKAN SUATU KEARIFAN BAGI ORANG YANG BISA MENGONTROL DIRI

ORANG TERBALIK

Orang miskin sedang belanja ditoko parcel: "Pak tolong dibuatkan parcel yg bagus dan mahal karna itu akan saya hadiahkan utk boss saya"

Orang kaya raya sedang belanja ditoko parcel: "Pak tolong dibuatkan parcel yg paling murah krn itu akan saya hadiahkan utk karyawan2 bawahan saya".

Pertanyaan menariknya adalah: Siapa yg lebih miskin dan siapa yg lebih kaya dan siapa yg lebih baik ?
Saya rasa jawabannya tdk usah dibahas lagi.

Begitulah manusia,,,,,,berpikirnya sering terbalik-balik.
Kepada orang yg seharusnya pantas disantuni, justru kita jadi sangat pelit.

Kepada orang yg berkelimpahan harta, kita justru jadi sangat royal.

Kepada orang lemah/bawah yg seharusnya kita berlemah lembut kpdnya, justru kpdnya kita jadi sangat kasar dan jahat dlm ucap maupun sikap.

Kepada orang yg sepantasnya kita tegur karna kesombongan dan kejahatannya, justru kita jadi sangat hormat.

Kepada orang yg setiap hari makan mewah, kita mengundangnya dlm pesta dgn suguhan makanan yg 'wah' dan melimpah.

Kepada orang yg hari ini bisa makan dan besok bisa jadi dia lapar, justru kita memberinya makanan sisa yg kita sendiri sdh ogah.

Padahal kata Nabi SAW: "Seburuk-buruk makanan adalah makanan walimah yg mana orang yg tdk membutuhkannya diundang, sedang orang yg menginginkannya tdk diundang"

Ya,,,ya,,,begitulah kebanyakan manusia. Sering berpikir terbalik-balik

Saya jadi teringat dengan pesan hati:
"Bila mau mengukur kebaikan seseorang, lihatlah cara dia memperlakukan orang-orang dibawahnya atau orang-orang yg tdk memberi keuntungan apapun kpdnya"

Mudah-mudahan kita bukan termasuk orang yg "terbalik", dan selalu memperbaiki untuk menjadi umat yang terbaik :)